Apakah susah bermain BETFAIR ?
Susahkah Bermain BETFAIR ?
May 16th, 2012Hasil Trading Tidak Sesuai Keinginan Kita. Apa Selanjutnya ?
May 10th, 2012Dalam kita melakukan trading, salah trading merupakan hal yang biasa. Salah trading disini berarti apa yang kita tebak (eksekusi) tidak sesuai dengan harga yang terjadi. Misalnya saja saat kita SELL (forex/index) / BACK (betfair), ternyata malah harga semakin naik, sehingga apabila kita tutup (CLOSE TRADE) maka akan menyebabkan kerugian, ataupun juga saat kita BUY / LAY ternyata harga semakin turun. Pemahaman yang lebih mudahnya adalah apa yang sedang terjadi saat ini, apabila kita tutup (CLOSE TRADE) maka kita akan mengalami kerugian.
Bagi yang belum terbiasa melakukan trading, biasanya salah trading akan menyebabkan kepanikan, sehingga menyebabkan suatu gejala yang disebut panic trading (bisa berupa panic selling ataupun panic buying).
Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa kita lakukan apabila kita mengalami salah trading.
HEDGING
Proses hedging merupakan salah satu proses yang sangat popular di kalangan online trading. Proses hedging bisa diartikan juga kita ‘mengunci’ resiko kita pada posisi tertentu.
Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar dibawah.
Terlihat kalau saya mencoba untuk LAY Radwanska di 1.43 sebesar 10$. Tapi posisi trading saya sekarang sedang dalam posisi LOST, itu berarti trading yang saya lakukan adalah salah. Salah dalam pengertian saya ingin mencari profit, tapi ternyata malah rugi. Apa yang saya lakukan ? Saya lakukan HEDGING.
Disini saya BACK Radwanska di 1.35 sebesar nominal yang saya LAY tadi yaitu 10$. Sehingga menghasilkan LOSS sebesar 0.80$ hanya untuk Radwanska. Maksud dari HEDGING disini adalah untuk ‘mengunci’ LOSS saya pada posisi tertentu.
Bila diperhatikan, walaupun odds menunjukkan 1.23, tetapi LOSS saya tetap di 0.80$. Begitu pula apabila odds membesar, maka LOSS saya tetap 0.80$ saja.
Jadi apa yang harus dilakukan ?
Kita bisa saja berusaha untuk melakukan trading baru lagi dengan cara yang sama.
Disini bisa dilihat saya LAY kembali Radwanska (karena saya BERHARAP oddsnya bisa naik ke atas) sebesar 10$.
Dan ternyata sesuai dengan prediksi saya, odds naik menjadi 1.18, dan LOSS saya yang tadinya 0.80$, mengecil menjadi 0.30$.
PERLU DIPERHATIKAN !!
Dalam melakukan HEDGING, kita tidak bermain dengan yang namanya RESIKO. Yang ada hanyalah sebuah nilai konstan (tetap) yang berarti apakah itu LOSS atau WIN. Resiko terjadi apabila kita mulai trading kembali dengan menentukan BACK atau LAY dan apakah hasilnya sesuai dengan keinginan kita.
AVERAGING (Average Down)
Averaging atau seringkali disebut dengan Average Down dalam dunia saham bisa diartikan juga sebagai penurunan nilai (dalam hal ini odds) yang sudah memiliki perbedaan yang cukup jauh antara pilihan kita dan hasil yang ada sekarang (real time).
Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar dibawah.
Saya LAY Nuggets di odds 1.4 sebesar 7.14$ dengan liability 2.86$ (Seharusnya adalah 3$, tapi saya mendapat odds yang lebih bagus, maka hasil liability-nya lebih kecil daripada 3$)
Kini odds-nya menjadi 1.31 dan itu berarti kita salah trading (hasilnya LOSS). Apa yang kita lakukan ? Kita LAY odds yang mengecil tadi sebesar liabiilty yang kita pakai untuk odds pertama tadi , yaitu 2.86$ (nanti akan saya bulatkan menjadi 3$).
Saya LAY 9.67$ di odds 1.31 dan menghasilkan liability 3$. Terlihat dengan jelas RISK yang saya keluarkan adalah sebesar 5.85$ (3$ + 2.86$). Mari kita tunggu apakah odds-nya akan naik atau tidak.
Apa yang telah kita lakukan adalah menurunkan odds kita ke posisi yang lebih rendah dari semula. Misalnya dalam contoh diatas. Kita mulai dari odds 1.4. Itu artinya titik 1.4 adalah titik penting bagi kita. Dibawah 1.4 kita akan mengalami LOSS, sedangkan diatas 1.4 maka kita akan PROFIT. Tapi dengan adanya AVERAGING, kita tidak berada lagi di 1.4, bahkan lebih kecil dari itu. Untuk sementara hasil tersebut tidak bisa saya tampilkan, karena yang terjadi adalah odds-nya semakin kecil, dan saya LOSS.
Saya coba jelaskan gambar yang diatas. Saya pertama kali LAY di 1.4, lalu karena odds turun, maka saya berinisiatif untuk melakukan AVERAGING, maka saya LAY lagi di 1.31, dengan berharap saya bisa memperkecil resiko saya ‘APABILA’ odds naik. Tapi sayangnya odds malah bergerak tambah kecil. “SEANDAINYA” odds naik, maka titik penting saya tidak lagi berada di 1.4 (seperti yang saya jelaskan di paragraf atas), tapi mungkin hanya berada di 1.35 saja. Yang artinya, odds semula (1.4) yang menjadi patokan saya telah berubah menjadi 1.35. Jadi bila odds akhir (real time) berada di atas 1.36 maka saya akan PROFIT, dan saya akan LOSS apabila odds akhir ada di bawah 1.35.
WASPADALAH !!!!
- Berhati-hatilah dalam melakukan HEDGING atau AVERAGING, karena TIDAK SELALU hal tersebut bisa meminimalkan resiko yang ada.
- Pilihlah yang cara yang sesuai dengan kondisi yang sedang dihadapi saat ini. HEDGING dan AVERAGING cocok untuk dilakukan pada olahraga yang perolehan hasil (point) cepat, misalnya saja tenis dan bola basket.
- AVERAGING bisa memperkecil resiko, tapi apabila keadaannya tidak sesuai dengan yang kita inginkan, maka resikonya adalah LOSS dua kali lipat. Jadi berhati-hatilah.
- Trader yang baik belum tentu selalu PROFIT dalam semua trading yang dilakukan, tapi trader yang baik tahu kapan harus CUT-LOSS. (Ini juga merupakan hal yang sangat sulit untuk saya lakukan hingga saat ini).
Semoga apa yang saya tuliskan hari ini, bisa berguna bagi teman-teman sekalian.
“Kok Saya Kalah Terus Ya ?”
May 1st, 2012“Kok saya kalah terus ya, pak ? Padahal saya sudah menuruti petunjuk-petunjuk dari berbagai sumber. Kenapa ya pak ?”
Kalimat diatas sering saya dapatkan saat saya menyempatkan diri untuk berbincang-bincang dengan teman-teman BETFAIR di online messenger saya. Terus terang, saya sendiripun bingung menjawab hal itu. Kenapa ? Karena saya juga mengalami hal yang sama dengan mereka. Walaupun jam terbang saya mungkin lebih banyak dari mereka, tapi hal itu tidak bisa merubah apa pun.
“Puluhan ebook bahkan ratusan sudah saya baca semua dan pahami dengan benar, bahkan saya berguru kepada para ‘MASTER’ BETFAIR. Tapi kenapa masih tetap kalah juga ?”
Penjelasan yang masuk akal adalah sebagai berikut. Ebook itu ibarat sebuah buku manual, begitu pula halnya dengan ilmu dari para master. Buku manual itu layaknya dibaca dan dipahami. 100 orang membaca buku manual, maka 100 orang mengerti apa isi buku manual tersebut. Tetapi apabila diminta untuk mempraktekkan apa isi buku manual itu mungkin kita akan temui 100 cara yang berbeda. Kenapa ? Karena dari 100 orang yang membaca, masing-masing mempunyai pemahaman tersendiri. Mempunyai ilmu tersendiri. Mempunyai pemikiran tersendiri. Mempunyai emosi masing-masing, dan lain-lain sebagainya. Sebagai contoh. Di ebook dituliskan masuk saat X dan keluar saat X+5. Saat dipraktekkan mungkin nanti ada yang masuk di X-1, atau X+1 atau bahkan X+5, dan saat keluarpun juga begitu. Masing-masing mempunyai pemikiran sendiri. Faktor ini saya sebut dengan SOURCE (sumber)
“Tapi pak saya sudah ikuti semuanya dari A sampai Z”
Okelah. Katakanlah anda sudah mengikuti X dan X+5. Tapi bagaimana anda harus memilih X tersebut ? Apakah diajarkan ? Katakanlah diajarkan untuk memilih X harus memiliki 5 faktor untuk diselidiki. Kadang (bahkan sering) saat kita hanya menemukan 3 faktor kita sudah merasa kita berhasil menemukan X tersebut. Padahal masih kurang 2 faktor lagi. Faktor ini saya sebut dengan RESEARCH (penelitian/analisis)
“Semua sudah saya ikuti pak. Sampai sudah menemukan 5 faktor tadi. Tapi tetap kalah juga. Kenapa itu pak ?”
Sports Betting (Pertaruhan Olahraga) sifatnya adalah alami (natural). Alami dalam arti apapun bisa terjadi. Yang unggulan belum tentu selalu menang, Underdog pun tidak selalu kalah terus. Olahraga bukan matematika. Bukan 1+1 = 2. Ada saatnya untuk mencapai 2, dibutuhkan 1 + 3 – 2 = 2. Ada saatnya yang unggulan kalah dulu, setelah itu baru mulai mengejar dan begitu pula sebaliknya. Hal-hal semacam itu tidak banyak yang tertulis di dalam ebook, sehingga kadang-kadang kita bisa membuat keputusan yang salah. Menggunakan jasa para ‘master’ pun kurang lebih begitu juga. Ada saatnya kita dihadapkan kepada keputusan yang harus langsung untuk dieksekusi. Di samping itu kita tidak bisa terus mengikuti para ‘master’ dalam bermain. Faktor ini saya sebut dengan DECISION (keputusan)
Ke 3 faktor diatas sangatlah dibutuhkan dalam bermain BETFAIR. Ada 1 lagi faktor yang diperlukan yaitu BASIC (dasar pengetahuan tentang BETFAIR dan olahraga). Mempunyai ke 4 faktor ini juga belum tentu akan menjamin kita untuk selalu profit. Karena olahraga itu sifatnya tidak pasti. Kadang menang, terkadang kalah. Adapun tips-tips yang dapat saya berikan dalam bermain BETFAIR adalah sebagai berikut :
- Pelajari tehnik dasar BETFAIR sampai anda mengerti benar tentang apa yang AKAN dilakukan.
- Perbanyak ilmu dengan mempelajari tehnik-tehnik dari ebook ataupun para ‘master’ BETFAIR.
- Ebook dan ilmu dari para ‘master’ tersebut tidak menjamin anda akan profit terus.
- Penggunaan software hanya membantu dalam mengeksekusi bukan mendapatkan profit.
- Pelajari dan pahami tentang Money Management.
- Pelajari trik-trik yang diperlukan apabila trading anda salah.
Dan satu hal lagi yang perlu saya ingatkan bahwa saya pun sama seperti teman-teman. Saya masih juga kalah terus. Kok bisa ? Ya, karena memang saya memiliki semua dasar, tehnik, tips dan trick, tapi itu semua hanyalah sebatas teori, sedangkan untuk praktek dalam mendapatkan profit saya masih suka bermain-main dengan emosi saya. Saya harap semoga tulisan ini bisa bermanfaat bagi teman-teman semua.
Bermain Dengan Resiko di BETFAIR
March 20th, 2012Apapun yang ingin kita lakukan di dunia ini, semuanya dimulai dengan yang namanya RESIKO. Baik resiko yang besar ataupun resiko yang kecil. Misalnya saja dalam memutuskan apakah kita ingin menikah misalnya. Kita mempunyai resiko, apakah nanti kehidupan pernikahannya akan berjalan baik-baik saja hingga kita tua, atau dalam perjalan ke depannya kita akan mengalamai masalah perkawinan? Itu semua adalah resiko. Atau apabila dirangkai dengan kalimat yang lain. Berani berbuat, berani bertanggung-jawab.
Begitu juga dalam kita bermain dengan BETFAIR. Semuanya dimulai dengan resiko. Mungkin anda pernah membaca atau menemukan orang berjualan produk e-book atau semacamnya yang judulnya seperti ini, ‘3000$ dalam 30 hari dengan BETFAIR‘. Pertanyaan pertama yang muncul di benak saya adalah berapa modal yang dikeluarkan untuk mendapatkan 3000$ dalam 30 hari? Apakah 10$ ? 100$ ? atau mungkin 1000?. Banyak sekali hal-hal yang tidak dibicarakan dalam seseorang mempromosikan produk mereka, tapi saya tidak membahas itu sekarang. Yang jadi pertanyaan adalah apakah MODAL (RESIKO) yang dikeluarkan sepadan dengan hasil yang didapatkan dalam sebuah BETFAIR Trading ?
Dalam suatu pertandingan sepakbola misalnya, kita diberikan banyak pilihan tentang berapa RISK yang berani kita keluarkan (pakai) untuk mendapatkan profit 100$ ?
Contohnya saja:
- 1$, dengan modal 1$ ingin memenangkan 100$. Apakah mungkin ? MUNGKIN, tapi kondisinya adalah dalam waktu 15 menit terakhir, kedua tim sepakbola harus menciptakan 4 gol. Pertanyaan kembali muncul. Apakah sanggup ? Silahkan kita berpikir sendiri. Karena itulah arti 1$ untuk mendapatkan 100$.
- 10$, dengan modal 10$ ingin menang 100$. Cukup tercipta 3 gol selama 15 menit terakhir.
- 30$, 2 gol saja di 15 menit terakhir mampu menghasilkan profit 100$.
- 100$, cukup 1 gol saja di 15 menit terakhir. Dengan modal 100$ dan menang 100$.
- 200$, diberikan tambahan waktu menjadi 25 menit untuk mencetak sebuah gol untuk supaya kita bisa profit 100$.
Request Informasi
February 19th, 2012Silahkan anda meminta informasi yang ingin anda ketahui. Apabila saya menguasainya maka saya akan menulisnya untuk anda. Selamat Trading!!









